All About Superman Is Dead

SID, punk rock pioneers of Bali, were born and bred in Kuta Rock City. The band is three chord attitude-heavy young men, by name : Bobby Kool (lead vocal, guitar, a dog lover and a graphic designer) , Eka Rock (low ridin' family man, beer drinker, laid back bass and backing vocal and a warm smilin' Rock 'N Roll bandman, IT warior) , Jrx (low ridin' beer drinking Rock 'N Roll prince charming, drummer and a hairwax junkie, Bar owner)

Superman Is Dead Biography

SID, pelopor punk rock Bali, lahir dan dibesarkan di Kuta Rock City. Band ini adalah tiga akord sikap-berat pria muda, dengan nama: Bobby Kool, Eka Rock, Jrx. Nama 'Superman is Dead' mulai evolusi 'dari Stone Temple Pilot "Superman Silvergun". Nama pindah ke "Superman is Dead" karena mereka menyukai gagasan bahwa tidak ada hal seperti orang yang sempurna di luar sana.

Personel SID: Bobby Kool

Bobby Kool - adalah seorang gitaris sekaligus vocalist pada band SID (Superman Is Dead). Selain kesibukannya manggung dan padatnya jadwal bermusik, Bobby juga adalah seorang Designer fashion yang telah mendirikan/mengelola Clothing Store' bernama Electrohell

Personel SID: Eka Rock

I Made Eka Arsana (lahir di Negara, 8 Februari 1975; umur 36 tahun; nama asli dari Eka Rock) adalah personil dari grup musik asal Bali, Indonesia, Superman Is Dead. Di grup Superman Is Dead, Eka Rock memainkan instrumen bass.

Personel SID: Jerinx (JRX)

I Gede Ari Astina (lahir di Kuta, 10 Februari 1977; umur 34 tahun; nama asli dari Jerinx) adalah personil dari grup musik asal Bali, Indonesia, Superman Is Dead. Di grup Superman Is Dead, Jerinx memainkan instrumen drum dan di grup Devildice sebagai vokalis.

Tampilkan postingan dengan label Jerinx. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jerinx. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2015

Drumer Superman Is Dead: Bali Bisa Hidup Tanpa Aussie

Jakarta - Dunia pariwisata Bali dalam beberapa hari terakhir menjadi pergunjingan di media sosial, terkait rencana Pemerintah Indonesia mengeksekusi terpidana mati bandar narkoba asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Syukumaran.

Drummer_SID_Superman_Is_Dead_Jerinx_bersama_band
Drummer SID, Jerinx, bersama dengan dua anggota band lainnya (Eka & Bobby)

Dalam rangka meminta keringanan hukuman, warga Australia memulai kampanye di dunia maya dengan hashtag #BoycottBali. Kampanye tersebut meminta warga Australia tidak lagi mengunjungi Bali.

Kampanye tersebut mendapat berbagai macam respon. Ada yang mendukung, ada juga yang menolaknya. Salah satu sikap penolakan disampaikan oleh drumer grup band terkenal Indonesia asal Bali Superman is Dead (SID). Pemukul drum dengan nama I Gede Ari Astina alias Jerinx atau JRX menyatakan respon sebagian warga Australia yang memboikot Bali adalah sikap berlebihan.

Dalam halaman fanspage-nya, JRX menulis "Okelah, kami masih bisa mengerti jika Aussie menuntut keringanan hukuman, tapi sampai mengancam utk boikot Bali? Mereka pikir Bali tidak bisa hidup tanpa Aussie? Idiot."

Ia menambahkan wisatawan mancanegara di Bali bukan cuma berasal dari Australia. Masih banyak wisman lainnya seperti dari Jepang, Tiongkok, Rusia, AS, Inggris, Kanada, Selandia Baru, dan negara tetangga Asia lainnya.

JRX malah menyindir balik kampanye pemboikotan tersebut dengan menyatakan " Yg ada malah kebalikannya, Aussie yg tidak bisa hidup tanpa Bali. Mau kemana lagi mereka liburan murah/dekat dan disambut kehangatan khas masyarakat/budaya Bali??

Penulis: Andres Fatubun/AF

Sumber:BBC
sebagaimana dikutip dari: http://www.beritasatu.com/asia/250325-drumer-superman-is-dead-bali-bisa-hidup-tanpa-aussie.html

Selasa, 27 Januari 2015

Heru "Shaggydog" dan Jerinx "SID" Kawinkan Elektronika dengan Gamelan

Agustinus Shindu Alpito - 26 Januari 2015 19:44 wib
Heru_Shaggydog_Shaggy_dog_dan_Jerinx_Jrx_SID
Metrotvnews.com, Jakarta: Terinspirasi dari masa kecilnya di Bali dan keprihatinannya soal kerusakan alam di Bali saat ini, Heru yang dikenal sebagai vokalis Shaggydog berkeinginan menciptakan sebuah komposisi yang bisa mencampur musik gamelan dan elektronika.

Untuk mewujudkan keinginan itu, Heru menggandeng teman masa kecilnya yang tidak lain adalah I Gede Ari Astina, penggebuk drum band Superman Is Dead yang dikenal dengan nama Jerinx.

"Saya dari dulu pengin bikin komposisi musik elektronika dan gamelan, karena saya lahir dan besar di Bali sampai SMP. Saya ingin gandeng musisi lain. Cukup beralasan untuk saya menggandeng Jerinx, dan ini sedikit banyak terinspirasi dari gerakan Bali Tolak Reklamasi," terang Heru lewat sambungan telepon dengan Metrotvnews.com, Senin (26/1/2015).

Proyek ambisius ini murni terdiri dari Heru dan Jerinx tanpa melibatkan band atau proyek musik mereka yang lain. Perkembangannya, Heru kini tengah mempersiapkan proses mixing dari hasil rekaman track drum yang dilakukan Jerinx di Bali beberapa waktu lalu.

"Musiknya elektronika dan gamelan Bali, menggambarkan Bali berubah. Kalau dulu kita masih bisa dengar suara pantai, sekarang enggak. Judulnya belum ada, komposisi juga sudah jadi, kemarin pas di Bali Jerinx sudah ngisi drumnya," jelas Heru.

Singel ini rencananya akan rilis pada bulan Februari 2015 dan kemungkinan dijual secara digital. Sebagian hasil penjualan akan disumbangkan ke yayasan dan gerakan yang fokus dalam penyelamatan lingkungan.
AWP

Rabu, 12 November 2014

Menteri Susi Bertato, Jerinx 'SID': Yang Penting Tidak Korupsi

Susi Pudjiastuti

Agustinus Shindu Alpito - 30 Oktober 2014 09:28 wib
Tattoo_Menteri_Susi_Pudjiastuti
Tattoo Menteri Kelautan dan Perikanan, ibu Susi Pudjiastuti.
Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan jajaran kabinetnya, masyarakat terus menyorot berbagai nama menteri yang ada. Salah satu yang paling mengundang pembicaraan adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Tiga poin yang menjadi bahan gunjingan netizen di media sosial tentang sosok Susi menyangkut latar belakang pendidikan yang hanya mengantongi ijazah SMP, memiliki tato bergambar burung phoenix di kaki, dan gemar merokok.

Komentar Jerinx, Drummer SID tentang Susi Pudjiastuti

Drummer band punk Superman Is Dead, Jerinx alias I Gede Ari Astina menganggap terpilihnya Susi sebagai menteri merupakan tamparan bagi kaum konservatif yang selama ini lebih mementingkan penampilan ketimbang kualitas diri.

"Saya sudah mencari informasi tentang ibu Susi. Sepertinya beliau bersih. Jokowi sampai mengangkat beliau jadi menteri enggak mungkin tanpa pertimbangan. Sudah pasti pertimbangannya rinci. Ini seperti tamparan yang sangat keras bagi kaum konservatif yang kaku dan kolot di Indonesia yang selama ini berpikir bahwa pejabat atau pemimpin harus tampak santun, rapi, dan agamis," kata Jerinx kepada Metrotvnews.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/10/2014).

Jerinx_Susi_Pudjiastuti
Jerinx, apa komentarnya tentang Menteri KKP Susi Pudjiastuti?

Di mata Jerinx, selama ini sudah terlalu banyak contoh pejabat yang terlihat santun dalam berpenampilan, tetapi justru pencuri uang rakyat alias koruptor. Hal itu membuktikan bahwa penampilan seseorang pejabat publik yang necis, tidak otomatis menjamin kinerjanya baik.

"(Kehadiran Susi) Agar kaum konservatif terbuka matanya dan sadar selama ini yang membuat Indonesia suram karena tingginya angka korupsi. Itu ciri-cirinya seperti apa yang mereka idolakan," lanjut Jerinx.

Anggapan miring masyarakat yang kerap mengaitkan orang bertato dengan degradasi moral, menurut Jerinx adalah anggapan yang tidak memiliki dasar.

"Kalau masalah moral dan akhlak itu lebih ke hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Selama bersih dan tidak mencuri uang rakyat, tidak mengemplang pajak, sah-sah saja (berpenampilan seperti ibu Susi). Misal, ibu Susi sudah kawin-cerai, itu kan tidak ada kaitannya dengan kinerja dan kesejahteraan rakyat," tegas musisi yang juga bertato ini.

Dalam menilai seseorang, pria yang gemar mengendarai sepeda low-rider itu lebih memandang dari segi perilaku seseorang ketimbang hal-hal semu yang melekat pada citra diri.

"Seperti kata Gus Dur, 'Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk sesama, orang tidak akan pernah menanyakan apa agamamu'," tutup Jerinx. ROS.


sumber: http://hiburan.metrotvnews.com/read/2014/10/30/312033/menteri-susi-bertato-jerinx-sid-yang-penting-tidak-korupsi

Selasa, 05 Agustus 2014

Jokowi dan Superman is Dead (SID)

Jokowi dan SID

Metrotvnews.com, Jakarta: Selain dikenal menyukai musik-musik cadas dari band-band luar negeri seperti Lamb of God, Metallica, dan Napalm Death, presiden terpilih Indonesia periode 2014-2019, Joko Widodo (Jokowi) juga menyukai musik keras dari band-band Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa media musik internasional seperti Metal Hammer dan Loudwire menyebut Jokowi sebagai metalhead. Bahkan, vokalis Lamb of God melalui akun Instagram-nya menyebut Jokowi sebagai "Presiden Heavy Metal Pertama".

Dalam sebuah wawancara yang beredar di YouTube, Jokowi mengungkapkan beberapa band Indonesia yang ia ketahui.

Dalam wawancara itu, pemandu acara membacakan pertanyaan yang berasal dari Twitter yang ditujukan kepada Jokowi. "Pak Jokowi suka sama siapa boyband di Indonesia?" ujar sang pemandu acara menirukan kicauan dari salah seorang pengguna Twiiter.

"Waduh, saya enggak ngerti boyband. Kalau di Indonesia mau tanya Superman Is Dead (saya) tahu, mau tanya Burgerkill (saya) ngerti, tanya Slank (saya) tahu, Jamrud (saya) ngerti), tapi kalau boyband enggak ngerti saya," ujar Jokowi sembari tersenyum dan menggaruk kepala.

Hal ini cukup menarik mengingat band-band Indonesia yang disebutkan Jokowi ternyata berasal dari genre punk-rock, rock, dan metal.

**Sebagaimana disalin dari portal berita Metrotvnews.com.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa drummer SID, Jrx (Jerinx) melalui akun twitter resminya memang secara terang-terangan mendukung Jokowi dan mengajak para penggemarnya untuk memilih Jokowi sebagai Presiden dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), dikarenakan sikapnya yang menentang ormas yang terkenal dengan tindakan anarkis berkelompoknya, FPI (Front Pembela Islam). FPI sendiri diketahui menyatakan dukungannya kepada pasangan capres - cawapres dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.

Kamis, 17 Juli 2014

Wawancara Dengan Jerinx SID Majalah Hai Online

Interview Eksklusif Dengan Jerinx Superman Is Dead PART I dan II

HAI kembali menampilkan petikan wawancara dengan Jrx ketika ia meraih HAI Artist of the Year 2013. Transkrip wawancara ini dibagi menjadi dua bagian.

Wawancara Hai Online Dengan Jerinx SID
Penulis: Rian Sidik (Majalah Hai Online) 

Drummer yang sering menyebut dirinya seorang supir truk ini adalah sosok yang punya pengaruh cukup besar dalam social media, khususnya Twitter. Lewat kicauan-kicauannya di akun @JRX_SID, cowok bernama asli I Gede Ari Astina ini terus melontarkan sikapnya tentang berbagai hal, terutama soal Indonesia.

Beberapa hal yang sering jadi bahan kritisi vokalis Devildice ini diantaranya adalah tentang isu kekerasan di Indonesia, #BaliTolakReklamasi, dan masih banyak lagi. Nggak mengherankan, di penghujung tahun 2013 lalu, HAI memilih dia sebagai salah satu Artists of the Year di tahun 2013.

Ternyata, sikap keras kepala sang drummer yang juga hobi surfing ini masih terus berlanjut, tanpa mengenal waktu dan batasan, dia tetap berceloteh, walaupun sering harus menanggung risiko yang nggak main-main.

Paling anyar, di tahun 2014 ini ia rela “menjilat ludahnya” sendiri, perihal Pemilu. Akhirnya, Jrx memutuskan untuk nggak golput dalam Pemilu Pilpres kemarin. Alasannya simple tapi masuk akal, ia nggak mau sekumpulan orang-orang jahat semakin merajalela memimpin Indonesia.

Wawancara Hai Online dengan Jerinx

Wawancara Eksklusif Hai Online Dengan Jerinx SID

HAI kembali menampilkan petikan wawancara dengan Jrx ketika ia meraih HAI Artist of the Year 2013. Transkrip wawancara ini akan dibagi menjadi dua bagian. Wawancara ini berceirta tentang banyak hal, Mulai soal Bali Tolak Reklamasi, teror yang sering ia terima, nasionalisme, sisi pribadinya, hingga harapannya untuk Indonesia dan Bali pada khususnya.

Selamat menikmati celotehan sang “supir truk” asal Bali ini.

  1. Di tahun ini (2013-RED), anda sangat aktif “berkicau” di social media tentang “Bali Tolak Reklamasi”. Bagaimana awal mula cerita anda turut terlibat dalam pergerakkan ini?

    Beberapa tahun terakhir ini saya gerah melihat rumah saya, Bali (terutama Bali selatan; Kuta, Nusa Dua, Seminyak dan sekitarnya) diexploitasi alam serta SDM nya secara membabi-buta atas nama pariwisata. Kemacetan, polusi, sampah hingga masalah kependudukan, semua makin kacau. Masyarakat lokal hanya bisa jadi penonton saat 'potensi' tanah kelahirannya 'dikeringkan' oleh penguasa/pengusaha yang melihat Bali tak lebih dari alat untuk menambah kekayaan dirinya. Isu reklamasi menjadi menonjol karena laut seluas 883 hektar yang hendak direklamasi adalah kawasan konservasi. Efek reklamasi dikhawatirkan menimbulkan abrasi di pantai sekitar Bali selatan serta membunuh ekonomi nelayan/pengusaha lokal yang sudah puluhan tahun mencari nafkah di perairan Tanjung Benoa. Studi kelayakan yang dilakukan para staff ahli dari Universitas Udayana juga jelas-jelas menyatakan reklamasi tidak layak dilakukan. Saya bukanlah aktivis, tapi sejak dulu punya kedekatan dengan kawan-kawan aktivis di Bali khususnya Walhi Bali. Jadi saya selalu berusaha mendukung apapun usaha mereka untuk 'meredam' pembangunan yang ngawur di Bali. Simpelnya, saya sebagai orang Bali hanya ingin ikut serta mempertahankan 'rumah' saya dari nafsu investor/penguasa yang tidak sayang Bali,”
  2. Apakah pernah keselamatan anda, teman-teman aktivis lain, bahkan keluarga benar-benar terancam selama aktif dalam “Bali Tolak Reklamasi” ?

    Yep, ada tekanan dari aparat, preman hingga orang-orang berperawakan tegap berambut cepak. Tempat usaha saya didatangi orang-orang mencurigakan yang nanya-nanya dimana alamat rumah saya dan sebagainya, mungkin saya mau dijebak atau dibungkam. Saya punya kawan yang dulu dijebak dan dimasukkan penjara karena memimpin desanya melawan kebijakan penguasa/investor rakus. Jadi hal-hal seperti itu sangat mungkin terjadi pada saya,”
  3. Apa alasan utama anda tetap “ngeyel” terus bergerak dengan “Bali Tolak Reklamasi”?

    Saya surfer dan sangat mencintai pantai, tentu saya gak ingin pantai di Bali rusak. Alasan kedua, saya ga rela masyarakat Bali terus-terusan dibodohi penguasa/pengusaha yang hanya mengandalkan argumen "kami akan menyediakan lapangan kerja baru" tapi kenyataannya alam dan struktur sosial Bali perlahan dihancurkan. Nanti kalau alam dan struktur sosial Bali sudah rusak parah, penguasa/investor tinggal jual aset mereka, aman. Nah kita masyarakat lokal hanya akan diwarisi masalah-masalah permanen (krisi air, sampah, abrasi, kemacetan, kependudukan dll). Dengan segala potensi yang dimiliki Bali, masyarakat lokal harusnya jadi tuan di tanahnya sendiri, bukan malah jadi penonton serta kacung orang-orang berduit,”
  4. Apakah ada teman-teman musisi, atau selebrtis yang turut anda ajak dalam perjuangan “Bali Tolak Reklamasi” ini? Apa tanggapan mereka?

    Banyak. Mulai dari Iwan Fals, Glenn Fredly, Pandji, St.Loco, Seringai, Happy Salma hingga Kirana Larasati. Mereka semua mendukung gerakan ini tanpa dipaksa/dibayar. Mereka tahu mana yang benar mana yg tidak, dan pada intinya mereka berharap Bali tetap lestari dan tidak menjadi pulau beton. Biarkan Bali menjadi Bali, jangan dipaksa dijadikan Singapore atau Dubai,
  5. Dalam waktu 5 atau 10 tahun ke depan, seperti apa kondisi Bali yang anda harapkan?

    Saya merindukan Bali di era 80-an. Begitu asri dan bersahabat, tidak se-industrial dan se-palsu sekarang. Saya berharap Bali bisa kembali ke masa-masa itu. Pembangunannya tidak ngawur, masyarakatnya masih tulus, turis-turisnya pun datang ke Bali karena kehangatan tersebut. Dengan moratorium pariwisata, itu semua bisa diwujudkan. Batasi hotel/mall/megaproyek, seimbangkan pembangunan, temukan kembali 'rasa khas' Bali yang sudah hilang tergerus industri,”
  6. Oke, kalau sedikit berbicara tentang masa kecil anda, apa momen terpenting yang pernah anda lalui saat anak-anak, sehingga bisa menjadi Jrx seperti sekarang?

    "Saya lahir dan besar di Kuta, di gerbang dan pusat pariwisata Bali. Saya merasakan dibom dua kali. Saya menyaksikan sendiri bagaimana ketulusan masyarakat Bali perlahan sirna karena digilas industri serta politik. Saya melihat orang-orang yang dulunya bahagia ini perlahan menjadi mesin dan mati rasa terhadap potensi yang mereka miliki. Saya juga menyaksikan bagaimana turis-turis yang dulunya sangat bersahabat lama-lama malah memperlakukan kita layaknya budak. Bertindak semaunya. Kita dianggap tidak bisa akan bisa hidup tanpa mereka. Banyak momen-momen penting yg menjadikan saya seperti ini. Banyak sekali."
  7. Apa saja kegiatan yang anda lakukan untuk menjalankan program “Bali Tolak Reklamasi” ini?

    Saya mendukung kolektif @Forbali13 (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi) yg terdiri dari aktivis, seniman, pengusaha, mahasiswa, blogger serta penulis yang benar-benar sayang Bali tanpa tendensi politik atau ambisi pribadi lainnya. Gerakan ini murni lahir karena kecintaan kami akan Bali. Hal yang sudah Forbali lakukan: merekam lagu serta video Bali Tolak Reklamasi, aksi turun ke jalan, membuat petisi, mengadakan konser-konser kecil serta lelang karya seni untuk biayai gerakan ini,”
  8. Selama aktif menyerang pemerintah lokal lewat “Bali Tolak Reklamasi”, apa pernah mendapat teror secara langsung atau di social media?

    Seperti yang saya bilang tadi, teror itu ada. Aparat tiba-tiba mempersulit ijin konser Tolak Reklamasi, konser dan aksi demo kami didatangi ormas berbadan kekar. Dan lucunya di setiap acara musik di Bali sekarang, aparat meminta panitia menandatangani pernyataan yang menjamin tidak ada musisi/band yang menyuarakan tolak reklamasi diatas panggung. Mulai dari aparat hingga preman turun tangan untuk meredam gerakan ini. Sungguh aneh tapi nyata,”
  9. Kalau boleh sedikit membahas kehidupan pribadi sang artists of the year , siapakah sosok yang sangat berperan dalam kehidupan dan karir anda?

    Sangat susah menjawab pertanyaan ini. Yang jelas Bali dengan segala isinya sangat berperan dalam kehidupan dan karir saya. Tanpa Bali saya ga akan bisa seperti ini. Saya merasa sangat bersyukur lahir di tanah ini,”
  10. Siapa, sih, pacar anda saat ini? *Mungkin banyak remaja cewek yang penasaran. Hehehe....

    “Hahaha. Siapa saja boleh. Tergantung cuaca,”
  11. Apa saja pencapaian yang anda raih dalam tahun 2013? Merilis album? Menanam pohon? Sukses berdagang?

    Merilis album! Ini pencapaian besar karena hampir lima tahun lamanya SID tak merilis album. Kalau masalah bisnis, saya cukup bersyukur karena usaha-usaha saya (clothing @xRMBLx, bar @Twice_Bali, Studio tato @LadyRoseTattoo serta toko-toko resmi RMBL) menunjukkan grafik yang positif. Oya, clothing saya @xRMBLx sejak 2011 memiliki program Eco Defender, dimana dari setiap penjualan item RMBL, sebanyak Rp.2000 kami sumbangkan untuk mendanani perjuangan Walhi Bali dan Jogja. Untuk tahu apa itu Walhi, cek: www.walhi.or.id atau follow akun @WalhiNasional,”
  12. Nah, kalau dari segala kegiatan yang anda lakukan di tahun 2013 ini, apa “hasil” yang berhasil didapatkan, secara materi? Atau ada “hasil” lain selain materi?

    Saya rasa hasil yang saya dapat di tahun ini jauh lebih berharga dari materi. Saya merasakan banyak cinta dan rasa hormat yang tulus dari orang-orang yang mengerti perjuangan dan isi kepala saya. Hal-hal tersebut tak bisa dibeli dan saya sangat mensyukurinya."
  13. Beralih topik, Nasionalisme menurut Jrx itu apa, sih? Apa yang membuat seseorang bisa disebut nasionalis?

    Seorang nasionalis adalah orang yang bisa mencintai bangsanya dengan caranya sendiri. Jadi gak harus dengan memakai batik atau mati-matian mendukung timnas bola. Juga tidak harus dengan mendukung semua kebijakan pemerintah karena seorang nasionalis tidak otomatis harus mencintai sistem dan pemimpinnya. Banyak hal-hal lain yang bisa dilakukan untuk menjadi nasionalis, misal: buang sampah pada tempatnya, lawan korupsi, lawan penindasan, tolak pembodohan dan sebagainya. Intinya, menjadi nasionalis adalah menjadi sosok yang bisa membuat negaramu menjadi rumah yang lebih baik,”
  14. Saya pernah mendengar kabar, bahwa, anda pernah terlibat perkelahian dengan seorang bule, yang berlaku kasar terhadap pacarnya yang orang Indonesia? Apakah itu benar? Bisa diceritakan secara singkat kejadian itu?

    Benar, setahun yang lalu. Singkatnya, saya sendirian di restoran nunggu pesanan, ada pasangan bertengkar di meja sebelah, saya acuhkan, lama-lama si pria (WNA) mulai agresif dan memakai kata-kata yang sangat kasar, menghina ras pacarnya (WNI) serta merendahkan intelektualitas orang Indonesia, saya tatap mata si pria berharap agar dia diam, dia ga terima dan melemparkan kursi ke saya, saya balas pukul hidungnya hingga berdarah, lalu bergumul hingga polisi datang memisahkan. Lucunya, si polisi malah menyuruh saya untuk lari karena saya tidak berdarah dan saya dianggap memulai perkelahian padahal si bule itu nyata-nyata mengancam akan bunuh saya di depan polisi. Polisinya ga ngerti bahasa Inggris. Haha. Hidup FPI! (Front Polisi Indonesia),”
  15. Kalau bli Jrx mendapatkan kesempatan untuk bisa berbicara kepada seluruh pemuda Indonesia saat ini, apa yang ingin anda sampaikan kepada mereka?

    Hidup ini amatlah 'besar'. Jangan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri dan keluargamu saja,”
  16. Apa pencapaian yang belum sempat anda dapatkan di tahun 2013 ini?

    Saya bersama Pemuda Desa Kuta ada agenda menjadikan Kuta sebagai lokasi wisata yang lebih bermartabat, sayangnya agenda tersebut tidak terealisasi karena kami hanya dimanfaatkan sebagai pencitraan oleh penguasa-penguasa yang kami temui. Semoga suatu saat para penguasa tersebut ditabrak bule mabuk di Kuta untuk sadar betapa kacau-nya kondisi Kuta saat ini,”
  17. Apa resolusi atau kegiatan yang akan anda lakukan di tahun depan?

    Surfing lebih banyak lagi selagi ombak di Bali masih belum dibeli investor!

Sumber

Sebagaimana dikutip dari laman aslinya:
  1. http://www.hai-online.com/Hai2013/Entertainment/Music/News/Interview-Eksklusif-Dengan-Jerinx-Superman-Is-Dead-PART-I
  2. http://www.hai-online.com/Hai2013/Entertainment/Music/News/Interview-Eksklusif-Dengan-Jerinx-Superman-Is-Dead-PART-II

Kamis, 29 Mei 2014

Superman Is Dead Raih Penghargaan Bergengsi


Grup band Superman Is Dead tak menyangka nama mereka bisa keluar sebagai pemenang di ajang penghargaan "Indonesian Choice Awards" 2014 yang digelar Minggu, 18 Mei di MEIS, Ancol, Jakarta. Seakan tak percaya namanya disebut, band yang sering disingkat SID ini menang di kategori "Grup/Band/Duo of the Year".

"Ini pertama kalinya kami berdiri di atas panggung penghargaan seperti ini," kata SID. Dengan kemenangan ini, SID pun berhasil mengalahkan pesaing lainnya seperti Maliq & D' Essentials, RAN, Nidji, serta Endah N Rhesa.

Sementara itu, penyanyi Tulus berhasil memenangi kategori "Male Singer of the Year". Tulus berhasil mengalahkan pesaingnya seperti Afgan, Cakra Khan, Judika, dan Marcell Siahaan.

"Indonesian Choice Award 2014" digelar untuk memperingati ulangtahun NET TV yang pertama. Hingga berita ini dibuat, acara penghargaan masih terus berlangsung.


Album Sunset di Tanah Anarki milik Superman Is Dead (SID), band punk rock dari Bali, mengalahkan, antara lain, album Heart to Heart dari Raisa dalam Rolling Stone Indonesia Readers' Choice Awards 2014. Bagi SID, ini merupakan sebuah kebanggaan.

"Bangga, karena ini yang memilih bukan kalangan tertentu, tapi masyarakat luas. Kalau Editors' Choice kan jelas editor (majalah) Rolling Stone yang milih. Tapi, ini kan Readers' Choice, ini indikasi SID lebih dikenal dan diaplikasi," kata Jerinx alias I Gede Ari Astina, penggebuk drum SID, sekaligus mewakili Eka Rock (I Made Eka Arsana/bas) dan Bobby Kool (I Made Putra Budi Sartika/vokal dan gitar), yang tak hadir ketika menerima penghargaan tersebut di Rolling Stone Cafe, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2014) malam.

Jerinx tak menyangka album Sunset di Tanah Anarki bisa unggul dalam Readers' Choice Awards 2014.

"Kami juga melihat kompetitor kami lumayan berat, kan. Ada nama-nama besar dan terkenal secara nasional dan lagu-lagu mereka lebih terkenal. Tapi, kami yang memainkan punk rock ternyata bisa menang. Ini sebuah kenyataan yang membanggakan," ujar Jerinx. "Semoga yang dari daerah bisa lebih hebat lagi," lanjutnya.

Readers' Choice Awards untuk kali pertama diadakan tahun ini oleh majalah Rolling Stone Indonesia.

"Tahun ini kami adakan Readers' Choice Award, sebelumnya kan hanya Editors' Choice Awards. Jadi, kami mengadopsi apa yang sedang dilakukan negara ini menjelang Pemilu. Jadi, kami mengadakan Pemilu Rolling Stone Indonesia, tapi yang dipilih itu album terbaik," jelas Editor in Chief Rolling Stone Indonesia, Adib Hidayat.

Sebelum melempar pilihan ke para penggemar musik Indonesia, para editor majalah tersebut lebih dulu menyaring album-album yang mereka anggap terbaik.

"Jadi, kami sudah screening dulu album-album mana yang terbaik. Ada Raisa, Dead Squad, sampai SID. Lalu, fans mereka menggunakan akun social media masing-masing untuk memilih melalui social media, bisa lewat Twitter atau Instagram, harus satu akun untuk one vote," terang Adib.

Pemilihan itu dilangsungkan pada 14-30 April 2014.

"Hanya dua minggu, karena kalau terlalu lama social media juga boring, malah idealnya seminggu," terang Adib lagi.

"Ternyata SID berhasil mendapat pilihan paling banyak," lanjutnya.

Adib berharap Readers' Choice Awards akan menjadi ajang tahunan dan bisa diadopsi oleh majalah Rolling Stone di seluruh dunia.

"Baru tahun ini kami bikin Readers Choice. Ternyata, animonya luar biasa dan principal kami yang di luar negeri melihatnya luar biasa dari hashtag yang kami bikin. Mungkin ini akan menular ke negara-negara lain yang ada Rolling Stone-nya juga. Kan ada 18 Rolling Stone di dunia. Ya, jadi role model. Ini murah meriah soalnya, tapi jadi seru," kata Adib.

Senin, 10 Oktober 2011

Album Gratis JRX SID Untuk outSIDers!!! NO HOAX!!!

outSIDers dan Lady Rose yang budiman, ingin dapat album gratis band kesayangan kalian Superman Is Dead (SID)? Baca baik2 berita ini dan segera hidupkan kendaraan Anda! Bagi yang belum punya kendaraan, segera SMS atau telfon teman atau pacar Anda untuk mengantarkan. Bagi yang belum punya HP, coba pinjam di tetangga. Bagi yang cuma punya duit 2ribu perak, segera naik angkot terdekat. Udah, cukup bercandanya.. Sekarang baca baik-baik berita ini:


Kementrian Perdagangan merilis sebuah album kompilasi yang salah satu artis pengisinya adalah JRX SID. Album tersebut berjudul Aku Cinta Indonesia (ACI) yang rencananya akan didistribusikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia dan dapat diambil di lokasi-lokasi yang telah ditentukan.

Berikut adalah seniman/musisi yang mengisi album kompilasi Aku Cinta Indonesia (ACI) tersebut:
  1. JRX dari band Superman Is Dead,
  2. RAN, 
  3. Endah Rhesa, 
  4. Anda, 
  5. Adhitia Sofyan, 
  6. Mian Meuthia, 
  7. Mian Tiara, 
  8. Mondo dari Band Sore, 
  9. Sari dari White Shoes and The Couples Company, 
  10. Monita Tahalea, 
  11. Natasha Rizky, 
  12. Karissa Habibie, 
  13. Lunatic, 
  14. F. Harahap.
 Album-album tersebut bisa didapatkan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan, antara lain:
  • Disc Tara, 
  • Alun-Alun Indonesia, 
  • Goods Department, 
  • Damn I Love Indonesia, dan 
  • Hey Folks.
 Nggak pengen kehabisan? Makanya, BURUAN!!! Segera ikat tali sepatumu dan meluncurlah kesana dengan kendaraan apapun.

Ini saya kutip berita aslinya:
Untuk bisa meningkatkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, Kementerian Perdagangan menggaet beberapa musisi terkenal untuk mengisi album bertajuk Aku Cinta Indonesia (ACI). Album ini akan didistribusikan secara gratis kepada siapa pun yang berminat melalui beberapa lokasi strategis.

Album yang terdiri dari delapan lagu itu melibatkan musisi Indonesia dari berbagai aliran musik antara lain, RAN, Endah Rhesa, JRX dari band Superman Is Dead, Anda, Adhitia Sofyan, Mian Meuthia, Mian Tiara, Mondo dari Band Sore, Sari dari White Shoes and The Couples Company, Monita Tahalea, Natasha Rizky, Karissa Habibie, Lunatic, dan F. Harahap.


Album kompilasi itu bisa didapatkan secara gratis melalui beberapa tempat seperti Disc Tara, Alun-Alun Indonesia, Goods Department, Damn I Love Indonesia, dan Hey Folks.


Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menuturkan album yang digagas oleh beragam komunitas itu merupakan alat untuk menyebarkan virus kecintaan terhadap produk domestik. Apalagi, jargon ACI yang telah diluncurkan sejak 2009 itu pun mendapat dukungan dari asosiasi, peritel domestik, dan beberapa perusahaan melalui penggunaan logo ACI pada produknya.


"Gerakan ACI ini merupakan upaya meningkatkan nation branding Indonesia sebagai bangsa kreatif," ucapnya, pada peluncuran album ACI, Senin (10/10). Dia pun mengharapkan, berbagai gerakan ACI dapat meningkatkan penggunaan produk dalam negeri sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi pada saat terjadi penurunan ekspor. Contohnya, penurunan ekspor akibat krisis ekonomi global.


Untuk diketahui, iklan ACI yang bertemakan "Adalah Kita" telah mendapatkan penghargaan Bronze

Award pada Promotion Marketing Awards of Asia (PMAA) 2011 untuk kategori Best Cause, Charity or Corporate Responsibility Marketing Campaign.


Sumbernya: http://industri.kontan.co.id/v2/read/1318248908/79592/Inilah-lokasi-untuk-mendapatkan-album-gratis-artis-terkenal

Jumat, 30 September 2011

Lepas Dari Penjara, Erwin Arnada Ajak JRX Berkolaborasi Garap Film

Penjara bukanlah akhir segalanya. Di Penjara, Erwin Arnada yang tersangkut kasus penyiaran kesusilaan justru berhasil merampungkan naskah film Rumah di Seribu Ombak. "Saya menuliskannya seama 9 bulan, tapi kepotong ketika ditahan dan menyelesaikannya di penjara," kata Erwin dalam percakapannya dengan Tempo, Kamis 29 September 2011.

Rumah di Seribu Ombak merupakan film bertema anak-anak dengan pesan utama pluralisme. Mengambil latar belakang di Singaraja Bali, film tentang persahabatan antara anak muslim dan anak hindu ternyata mengungkap sisi gelap phedofilia di Singaraja. "Saya melihat dan bertemu beberapa korban, jadi film ini berdasarkan kejadian sebenarnya," papar Erwin.

Erwin mengaku telah meriset selama tiga tahun demi cerita ini. "Saya amatin bener korban-korban phedofile dan hubungan antar agama di Singaraja," kata dia. Apalagi selama ini, Singaraja dikenal sebagai kawasan tempat penduduk muslim di Bali.

Tak perlu khawatir tentang tema film ini. Erwin berjanji, Rumah di Seribu Ombak tetap wajar ditonton oleh anak-anak. Soalnya kisah persahabatan akan berakhir bahagia.


Seperti halnya film untuk anak-anak lainnya yang penuh rasa optimis untuk mencapai cita-cita. "Akan ada kisah persahabatan beda agama yang bisa saling mengembalikan kepercayaan," ujar mantan Pemimpin Redaksi Majalah Playboy Indonesia.

Persahatan dua anak berusia 11 tahun dengan latar belakang beda agama, menurut Erwin, sesuai dengan perhatiannya selama ini, toleransi. "Kisahnya lebih kental toleransi dengan moral cerita pluralisme," ujar dia.

Agar suasana toleransi terasa, Erwin mengambil pemain dari Singaraja dan Bali pada umumnya. Memang ada beberapa nama selebriti yang ikut terlibat, antarasasam lain Lukman Sardi yang masih menimbang-nimbang dan Jerinx, drummer Superman Is Dead. Adapun penulis skenario, Erwin mempercayakan kepada Jujur Prananto

Erwin di film ini akan menjadi sutradara sekaligus produser. "Ini pertama kali setelah sebelas kali saya menjadi produser film," kata dia. Film-film yang diproduseri Erwin antara lain Asmara dua Diana (2009), Jaelangkung 3 (2007),Jakarta Undercover (2006),Cinta silver (2005),Catatan akhir sekolah (2005), 30 hari mencari cinta (2004) dan Tusuk jelangkung (2003).

As taken from: Tempointeraktif.com

Endank Soekamti Siap Rilis Komik Biography

Endank Soekamti terus melakukan inovasi. Yang terkini, band Punk Pop asal Jogjakarta itu siap merilis Komik Biografi Endank Soekamti: Long Live My Family. Setelah merilis berbagai merchandise dan clothing, serta menggarap saluran radio maya Soekamti FM, serta membuat video klip dengan konsep sekali take tanpa cut. Hingga membuat video klip hanya dengan bersenjatakan iphone.


Bahkan juga menggarap feature film layar lebar yang berjudul “Long Live My Family” yang dijadwalkan edar tahun depan, gebrakan terkininya, mereka harapkan semakin meneguhkan keberadaan mereka.

Dibantu Tony Trax -manajer Endang Soekamti- trio Endank Soekamti bahu-membahu menuliskan naskah Komik Biografi Endank Soekamti. Tony Trax sebelumnya pernah menulis dan mengarahkan artistik karya komik Islami-nya, Real Masjid, yang dirilis belum lama ini.

Komik ini menceritakan perjalanan Endank Soekamti, mulai asal mula nama mereka, jatuh bangunnya band ini menaklukkan scene Pensi di pulau jawa, perjuangan mereka memroduksi karya rekaman, sampai kesuksesan mereka mendapatkan begitu banyak fans fanatik yang tersebar konon hingga ke Mesir. Bagi fans hardcore Endank Soekamti (saat ini tercatat 270 ribu fans di Facebook, dan terus bertambah) komik ini dinilai pas sekali menjawab pertanyaan-pertanyaan trivial mereka tentang Dory, Erix dan Ari.

Kocak
Musisi-musisi muda yang sedang dan terus berjuang menembus industri pun bisa belajar dari kiat Endank Soekamti menggalang dana untuk membuat karya rekaman, menyiasati bujet produksi, sampai gaya mereka merawat fanbase. Bila Endank Soekamti versi nyata dikenal sebagai musisi yang mengusung lagu-lagu berlirik kocak, begitu juga dengan versi komiknya.

Pembaca atau fans jangan harapkan runutan gambar model komik sejarah yang terlalu serius muncul di komik ini, karena sebagaimana rilis resmi mereka, Selasa (27/9), balon dengan teks celetukan-celetukan kocak tersebar memenuhi panel-panel yang digambar secara pas oleh komikusnya.

Untuk project ini, Tony Trax mendapuk Gio dan Haryadhi sebagai eksekutor visualnya. Guratan pensil Gio tentunya cukup akrab dengan pembaca remaja, berhubung Gio adalah ilustrator in-house majalah Hai. Sementara Haryadhi dikenal melalui komik maya-nya “KOSTUM: Komik Situasi Untuk Umum”, yang kocak namun tajam menyentil issue aktual.

Bila banyak komikus muda lebih suka menggunakan idiom-idiom visual dari komik terjemahan Jepang atau Amerika, maka Gio dan Haryadhi menyajikan komik biografi ini dengan bahasa gambar yang mudah dimengerti pembaca awam, yang belum pernah membaca manga sekali pun.

Menurut rencana, Komik Biografi Endank Soekamti, terbit 29 September 2011. Apa pendapat Jerinx, drummer Superman Is Dead atas rilisan buku ini? “Endank Soekamti adalah band yang menjadi panutan banyak anak muda riang, kreatif dan nakal,” katanya.

Hal senada dikatakan Ricky Siahaan, Gitaris Seringai, Associate Editor Rolling Stone Indonesia, yang mengatakan, "Komik itu tanda bahwa mereka memang berdedikasi jadi entertainer. Medianya belum tentu harus selalu lagu. Tapi bisa juga komik. Lahan royalti baru? Kenapa tidak...?” katanya.

Diambil dari: SUARA MERDEKA CYBERNEWS

Senin, 26 September 2011

Pengalaman Pertama Jerinx SID di Rumah Sakit Jiwa

Jerinx atau JRX mendapat pengalaman berharga menjelang tutup tahun ini, 2010. Sang drummer band punk rock Bali Superman Is Dead (SID) memperoleh kesempatan untuk tampil di sebuah rumah sakit jiwa di Bali.

Rabu lalu (29/12/2010), siang, di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli, Bali, ada sesuatu yang lain dari biasanya dalam acara hiburan akhir tahun di sana. Biasanya, acara untuk pimpinan serta para karyawan dan sebagian pasien RSJ tersebut diisi oleh para penampil yang belum memiliki nama dalam industri hiburan Tanah Air. Tapi, menjelang tutup tahun kali ini mereka juga dihibur oleh seseorang yang sudah terkenal tak di Bali saja, tapi juga di bagian-bagian lain negeri ini dan, bahkan, sudah pernah manggung di Australia dan AS.

Orang itu, JRX atau Jerinx, drummer SID. "Saya mendapat tawaran akustikan di RSJ Bangli dari salah satu Outsider (sebutan untuk penggemar SID), yang bekerja di sana," kata JRX.

"Ini acara yang biasa kami adakan menjelang akhir tahun. Ya, semacam acara ramah tamah dan hiburan lah. Yang hadir, pimpinan, karyawan dan keluarga, juga pasien RSJ," terang Rudy, sang Outsider. "Sebelum ini, kami enggak pernah mengundang pemusik yang sudah terkenal. Tapi, saya kepikiran, untuk tahun ini kenapa enggak undang Jerinx aja. Jerinx kan memang suka akustikan sendiri (di luar SID) dan punya kepedulian (soal lingkungan hidup dan kemanusiaan)," lanjut Rudy.

Ada beberapa alasan yang membuat JRX menyambut tawaran itu. "Saya belum pernah melakukannya," ungkapnya. "Saya bersimpati terhadap orang-orang yang divonis gila karena, ehm, saya juga kadang divonis seperti itu," sambungnya. "Kalau Johnny Cash pernah menghibur napi (narapidana) di Folsom (State) Prison (di California, AS), saya menghibur pasien di RSJ Bangli." imbuhnya.

Di RSJ Bangli, JRX berbagi panggung dengan, sebut saja, sebuah grup modern dance beranggota anak-anak karyawan RSJ itu, seorang perempuan pedangdut lokal yang menyanyikan "Keong Racun" dan bergoyang hot, serta pelawak lokal Petruk. JRX menyanyikan sejumlah lagu baik dari SID maupun dari bandnya yang lain, DevilDice, dengan iringan permainan gitar akustik oleh dirinya sendiri. Lagu-lagu itu, sebut saja, "Bukan Pahlawan"; "Kuat Kita Bersinar"; "Saint of My Life", dan lagu baru SID yang belum dirilis, "Jadilah Legenda".

Di antara kalangan RSJ Bangli, hadir pula sejumlah Outsider dari Semarang dan Surabaya. Mereka mendapat informasi tentang kegiatan JRX itu dari akun Twitter JRX dan akun Twitter SID. Sebelum manggung, JRX sempat berbincang dan berfoto bersama mereka.

JRX juga mengobrol dan berfoto bareng para pengisi acara yang lain. Ia pun membalas sapaan beberapa pasien dan berfoto bersama seorang pasien RSJ tersebut.

Ada pemikiran yang dibawa pulang oleh JRX dari RSJ Bangli. "Apapun kondisi mental seseorang, dia tetap manusia yang layak diperlakukan sebagai manusia," tekannya.

Sebagaimana disadur dari: Kompas Entertainment

Jumat, 02 September 2011

SID Personel: Jerinx (JRX)

I Gede Ari Astina (lahir di Kuta, 10 Februari 1977; umur 34 tahun; nama asli dari Jerinx) adalah personil dari grup musik asal Bali, Indonesia, Superman Is Dead. Di grup Superman Is Dead, Jerinx memainkan instrumen drum dan di grup Devildice sebagai vokalis.

Jerinx, penggebuk drum Superman Is Dead (SID), menyimpan filosofi di balik tato-tato yang melekat di tubuhnya. Sadar bahwa tato merupakan sesuatu yang krusial, Jerinx tak mau asal menaruh gambar tanpa makna dan nilai apa-apa. "Tato itu bakal saya bawa sampai mati. Jadi, harus punya makna yang dalam," ujar Jerinx saat ditemui di Jakarta Barat, baru-baru ini.

Karenanya, Jerinx memilih motif tato yang dianggapnya punya nilai dan makna yang dalam. Tato bertuliskan "Grand Mom", misalnya, ia toreh ditubuhnya untuk mendedikasikannya kepada sang nenek. "Nenek saya meninggal pas ulang tahun saya, sembilan tahun yang lalu, di bulan Februari," cerita Jerinx sambil menunjukkan tato di lengan sebelah kanannya.

Terus yang lainnya? "Yang ini adalah judul lagu country yang dibawakan lagi sama Social Distortion yang liriknya bagus banget dan menyentuh banget bagi saya. Dan, yang ini adalah buat seseorang yang sangat spesial bagi saya, Lady Rose. Saya dedikasikan buat dia," katanya. "Lalu ada naga karena shio saya naga," tambahnya, seraya mengatakan bahwa tato-tato itu merupakan karya seniman-seniman tato luar dan dalam negeri.

Bahkan, Jerinx juga mengabadikan runtuhnya menara kembar WTC dalam tubuhnya. "Yang ini saya buat pas 9/11. Waktu New York dihancurkan, saya langsung bikin tato ini, karena dunia saya pikir tidak sama lagi dan ternyata dunia benar-benar berubah. Setelah itu mulai ada bom Bali dan teroris," kata Jerinx.

Melongok ke belakang, Jerinx mengaku mendapatkan tato pertamanya sejak kelas dua SMA. "Waktu itu saya baru punya band. Jadi, saya terinspirasi tato tribal-nya Anthony 'Red Hot Chili Peppers'," kenang Jerinx. "Emang waktu itu saya belum terlalu paham dengan konsep tato seperti apa, tapi saya hanya berpikir ini keren saja," sambungnya.

Pilihan tato pertamanya itu, menurut Jerinx, hanya sebatas pengin keren-kerenan saja. "Waktu itu memang lagi tren tribal. Karena belum ada internet, referensi saya dari TV sama majalah-majalah yang saya dapat di jalan. Waktu itu, cukup susah dapatin majalah luar. Akhirnya, saya baru sadar kalau tato ternyata banyak konsepnya, ada yang old school segala macam," ujarnya.

Ngomong-ngomong, apa masih berniat membuat tato baru lagi di tubuhnya? "Saya bakal tato sebuah mesin motor di perut saya. Di Sanur, ada artis tato. Namanya Kaga, yang spesialis tato black and grey. Jadi, saya rasa, kalau di perut saya ditato mesin motor itu bakal keren hasilnya," tutup Jerinx.

INTERVIEW WITH JERINX

Siapa yang tak kenal sosok yang satu ini. Dengan eksisnya dia didunia musik membuat dia dikenal banyak orang. Belum lagi kegiatannya yang selalu memberikan pesan tertentu kepada masyarakat umum. Ya..dia adalah Jerink (drumer SID), seorang “penjahat terkenal” yang juga menjadi “aktifis” lingkungan. Lalu bagaimana dia bisa beralih ke surfing saat ini?
Apa yang didapatkannya lewat surfing? Check this interview with Jerinx..

Halo, apa kabar?
Kabarnya bagus, baru ganti ban mobil Impala 62. soalnya kemaren malem bannya meledak !!

Bisa cerita sedikit awal mula surfing gimana?
Dulu waktu SMA sempat coba-coba surfing sekitar 3 bulanan. Tapi setelah diracuni musik, surfing langsung berhenti dan berlaih ke musik. Saya pikir waktu itu semua orang di Kuta sudah pada jago surfing, jadi ya lebih baik mengejar impian jadi pemusik dan penjahat aja hahaha.
Tapi sejak pertengahan 2008 saya mencoba surfing lagi, coz kelamaan main musik kadang bikin otak stuck.
Di surfing saya mendapat keseimbangan pikiran, sekaligus jaga stamina biar gebuk drum-nya tambah cihuy…haha

Kenapa memilih surfing, bukan olahraga yang lain?
Karena pada dasarnya saya kurang suka olah raga. And surfing doesn’t feel like a real sport. It just playing around with waves, enjoying sunset and bikini girls..it’s fun. Saya sempat mencoba skateboarding, tapi terlalu riskan.
Soalnya yang cedera pasti di bagian tubuh yang saya buthkan untuk bermain musik.
Surfing cenderung sedkit lebih aman dari kecelakaan fatal (but that really depends on where you surf)

Dimana biasanya surfing?
Mostly Kuta area. Half Way, Maharani didepan Mc D, dan di Padma.

Pernah kena wipeout? Ceritain dong..ato pengalaman cedera yang laen..
Lumayan sering kena wipeout.
Yang paling parah waktu board “nempeleng” kepala saya sampai telinga keluar darah dan tuli hamper seminggu..hahaha

Apa yang membuat kamu lebih memilih jadi free surfer ?
Free Surfer = Surfer Gratis? Hahaha.
Karena free surfer gak harus ikut kompetisi, kalau ikut sudah pasti kalah soalnya!haha
Tapi kalo kompetisi minum bir..ayo!!hahaha

Kan kamu juga seorang Drummer (SID), apa surfing tidak menganggu dalam kegiatanmu ?
Surfing malah sangat membantu, soalnya bikin badan lebih fit dan nggak kaku.
Main drum jadi smooth dan gak cepat lelah (kok kayak iklan obat kuat ya?haha)

Pendapat kamu tentang surfer girl?
Surfer girls are cool, they got attitude and mostly pemberani.
Dan yang jelas mereka cukup pintar untuk tidak menjadi korban iklan pemutih kulit yang meracuni pemikiran kebanyakan remaja di Indonesia.

Apa pendapat kamu tentang surfing di Bali ?
Surfing is Bali, Bali is Surfing.

Udah pernah trip kemana aja ?
Belum pernah yang terlalu jauh, masih di Bali aja.
Surftrip paling jauh ke Medewi, Negara. Pulang, kaki hancur dimakan tajamnya batu pantai Medewi..ouch!!

Pernah dapet perlakuan istimewa karena orang mengenal kamu sebagai surfer atau seorang Jerinx SID?
hahaha istimewa bagaimana maksudnya?
Dikasih ombak bagus terus ombaknya tidak di drop?
Belum pernah kayaknya..hahaha Biasa aja..semuanya santai.

Ada rencana buat proyek yang berhubungan dengan surfing atau mengkolaborasikan SID dengan surfing?
Sudah ada, beberapa lagu SID yang dimasukan ke beberapa video surfing local dan international.

Siapa surfer yang paling mempengaruhi kamu?
Yang jelas bukan Betet dan Tut Sampi, they’re too crazy!!hahaha

Apa rencana ditahun 2009?
Mau belajar berenang dan jadi juar surfing sambil maen catur..haha Seriously, I just wanna be better surfer, musician and a much better person.

Apa keinginan kamu yang berhubungan dengan surfing yang belum kesampean?
Mau bikin gambar mesin motor Harley di surfboard.

Kalau misalkan kamu tidak menjadi seorang pemusik apa yang ingin kamu lakukan?
Designer, actor atau jadi salesmen kompor gas dan sabun cair, biar disayang sama ibu-ibu. Hahaha

Menurutmu Tattoo dan surfing bagaimana?
Sedikit kontadktif sih soalnya tattoo akan rusak jika sering terkena sinar matahari langsung.
kanya saya jarang surfing siang hari. But what the hell.

Last Shout?
Thanks to Magic Wave for this interview.
IMPORTANT!!! JANGAN BUANG PUNTUNG ROKOK DI PANTAI!!!
Buanglah di tempat sampah, karena puntung rokok sangat susah dipisahkan dari pasir. (bintang&angga)

I Gede Ari Astina Jerinx Jrx

Nama    : Jerinx
DOB     : Kuta, 10 Februari 1977
Board    : 6’5, 2-15/16 Fish (tapi sudah laku, hehe)
Sponsor : Barack Obama

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More